JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (10/9/2012), mengatakan, integrasi hasil ujian nasional SMA/MA/SMK harus mulai diterapkan pada penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tahun2013. PTN diminta mempertimbangkan hasil UN siswa dalam menyeleksi mahasiswa baru sehingga pelaksanaan UN tidak mubazir.

“Hasil UN harus terintegrasi di semua jenjang. Jika dari SD ke SMP ke SMA bisa pakai hasil UN, kenapa di PT tidak boleh? Jika alasannya hasil UN tidak bisa dipercaya, pelaksanaan UN terus- menerus dilakukan dan melibatkan perguruan tinggi,” kata Nuh.

Ditanya soal integrasi hasil UN pada penerimaan mahasiswa baru di PTN tahun 2013, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Idrus Paturusi mengatakan, hasil UN, yang juga salah satu penentu kelulusan siswa di jenjang pendidikan menengah, dipertimbangkan dalam penerimaan lewat jalur undangan. “Nanti akan ada pembobotan. Berapa persentase dari nilai rapor dan nilai UN masih akan dibahas bersama,” ujar Idrus.

Pada tahun 2013, sebanyak 90 persen penerimaan mahasiswa baru PTN secara nasional lewat jalur undangan. Penyeleksian mahasiswa baru dengan mempertimbangkan nilai rapor di kelas 1-3 dan hasil UN.

Selama ini, pengakuan hasil UN dalam seleksi nasional masuk PTN, baik lewat jalur undangan maupun tulis, dengan cara mahasiswa baru yang diterima harus lulus UN.

KOMPAS, 14 SEPTEMBER 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s