Rabu, 22 Juni 2011 – Bayangkan mendinginkan sebuah superkomputer bukan dengan kipas atau kulkas, namun dengan menghapus sebagian memorinya. Ini mungkin dilakukan, jika sebagian bit yang menyusun memori komputer di”selaras”kan – sebuah sifat aneh yang dapat menghubungkan dua sistem kuantum, tidak peduli seberapa jauh terpisah dalam ruang fisik.


 

Sekarang, Lidia del Rio dari Institut Teknologi Federal Swiss di Zurich dan rekan-rekannya menunjukkan kalau penyelarasan kuantum memberi jalan untuk menyelinap dibalik hukum Landauer.  Hukum Landauer mengatakan kalau pendinginan dengan penghapusan melanggar hukum termodinamika.

Untuk memahami bagaimana hal ini bekerja, pertimbangkan dua orang masing-masing mencoba menghapus string bit dalam memori komputer, yang dapat eksis dalam sebagai 1 dan 0. Salah satu pasangan tidak mengetahui bit yang tersimpan, jadi untuk memastikan mereka terhapus, ia harus selalu meresetnya ke “0”, tidak peduli isi aslinya. Orang kedua, tahu muatan string tersebut dan hanya perlu mereset bit yang 1. Dalam situasi ini, orang pertama harus melakukan lebih banyak pekerjaan secara rata-rata untuk menghapus string daripada orang kedua. Hasilnya, entropi kondisional memori dikatakan lebih rendah untuk orang kedua daripada orang pertama.

Sekarang bayangkan kalau bit memori yang akan dihapus terselaras dengan benda lain. Dalam sistem demikian, mengamati atau menentukan keadaan satu bagian segera memperbaiki keadaan bagian lainnya. Jadi seorang pengamat yang memiliki akses ke objek terselaras dapat mengetahui lebih banyak mengenai memori ketimbang sebaliknya, menyebabkan entropi kondisional sistem menurun dan menjadi negatif ketika memori dihapus. Del Rio dan koleganya telah menunjukkan secara matematis kalau entropi kondisional negatif ini sama dengan menghapus panas dari sekitar, alias mendingin.

Hal ini tidak melanggar hukum termodinamika: masih ada peningkatan keseluruhan entropi karena energi dibutuhkan untuk menciptakan sistem terselaras pada awalnya.

Pada saat ini, kondisi terselaras tidaklah mudah dilakukan: ia membutuhkan pendinginan ekstrim dan sangat rapuh. Namun, Robert Prevedel dari Universitas Waterloo, Ontario, Kanada, yang tidak terlibat dalam penelitian ini terkesan akan idenya. “Hal ini menunjukkan kalau tampilan aneh dunia kuantum bukan hanya berguna sebagai sumber informasi, namun juga dapat digunakan untuk membangkitkan suatu hal fisik yang nyata,” kata beliau.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s